ADV Pemkab berau – Oke Gas Indonesia | Energi Positif Informasi Terkini! https://okegas.id Tue, 27 Oct 2026 01:29:56 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.4 https://storage.googleapis.com/img.okegas.id/2024/01/cbcdfcfc-iconokegas-36x36.png ADV Pemkab berau – Oke Gas Indonesia | Energi Positif Informasi Terkini! https://okegas.id 32 32 Pemkab Berau Siapkan Optimalisasi Embung untuk Atasi Krisis Air Bersih di Maratua https://okegas.id/pemkab-berau-siapkan-optimalisasi-embung-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-maratua/ https://okegas.id/pemkab-berau-siapkan-optimalisasi-embung-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-maratua/#respond Sun, 25 Oct 2026 02:22:31 +0000 https://okegas.id/?p=13502 OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Ketersediaan air bersih di Pulau Maratua masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mendorong pemanfaatan infrastruktur yang sudah tersedia, termasuk embung dan instalasi pengolahan air bersih.

Urgensi penanganan persoalan ini terlihat dari kondisi warga Kampung Teluk Alulu yang dilaporkan kesulitan memperoleh air tawar. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga bahkan harus merogoh kocek sekitar Rp140 ribu hingga Rp180 ribu untuk membeli satu tangki air.

Situasi tersebut menegaskan pentingnya penyediaan akses air bersih yang lebih terjangkau dan berkelanjutan, terlebih Maratua merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan di Kabupaten Berau.

Komitmen penanganan krisis air itu sebelumnya disampaikan Sri Juniarsih saat meninjau pembangunan embung dan tempat pembuangan sampah (TPS) di Maratua pada 5 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, penyediaan air bersih menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah memanfaatkan kembali mesin pengolahan air bersih lama yang masih layak digunakan, kemudian memindahkannya ke lokasi embung. Skema tersebut diperkirakan dapat menghemat anggaran hingga Rp10 miliar dibandingkan dengan membangun sistem baru secara menyeluruh.

“Kita bisa hemat Rp10 miliar dengan memindahkan mesin pengolahan air bersih yang lama ke tempat yang baru. Lahannya sudah ada. Tahun ini difokuskan untuk persiapan, dalam dua bulan ke depan akan diproses,” kata Sri.

Menurutnya, pemanfaatan aset yang masih berfungsi menjadi salah satu alternatif untuk mempercepat penyediaan infrastruktur air bersih sekaligus menekan kebutuhan anggaran pembangunan.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan di Maratua tidak cukup hanya berorientasi pada sektor pariwisata. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk air bersih dan pengelolaan lingkungan, perlu berjalan beriringan.

“Maratua merupakan wajah pariwisata Berau. Karena itu, kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih dan pengelolaan lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah akan terus hadir memastikan pembangunan berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau pada Juli 2026, pemindahan instalasi pengolahan air direncanakan berlangsung pada 2027. Pelaksanaannya akan sejalan dengan upaya meningkatkan kapasitas embung di Kampung Payung-Payung.

Rencana tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air bersih di wilayah kepulauan. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada keberadaan embung dan instalasi pengolahan, tetapi juga pada kecukupan sumber air baku serta kemampuan jaringan distribusi menjangkau permukiman warga.

Bagi masyarakat Maratua, realisasi rencana tersebut menjadi hal yang dinantikan. Pasalnya, akses air bersih berkaitan langsung dengan kebutuhan rumah tangga, pengeluaran warga, hingga keberlangsungan aktivitas ekonomi dan pariwisata setempat.

Dengan demikian, percepatan penanganan krisis air bersih menjadi penting agar pembangunan infrastruktur yang direncanakan benar-benar berujung pada ketersediaan air yang lebih mudah diakses dan terjangkau bagi masyarakat. (*/nto/ADV)

]]>
https://okegas.id/pemkab-berau-siapkan-optimalisasi-embung-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-maratua/feed/ 0
Wabup Berau Dorong Kampung Nelayan Berau Jadi Sentra Komoditas Unggulan https://okegas.id/wabup-berau-dorong-kampung-nelayan-berau-jadi-sentra-komoditas-unggulan/ https://okegas.id/wabup-berau-dorong-kampung-nelayan-berau-jadi-sentra-komoditas-unggulan/#respond Sat, 24 Oct 2026 02:27:49 +0000 https://okegas.id/?p=13506 OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mendorong pengembangan potensi sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah. Melalui pengembangan kampung nelayan, potensi hasil laut diharapkan semakin optimal dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa sejumlah wilayah pesisir memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sentra komoditas unggulan, di antaranya Kampung Buyung-Buyung, Payung-Payung, serta kawasan Talisayan.

Menurutnya, hasil perikanan dari wilayah tersebut tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Kalau itu bisa dijadikan sebuah komoditas sentra dari ekspor-impor, misalnya terkait dengan perikanan, kita tentu sambut baik itu,” ujar Gamalis, Jumat (23/10/2026).

Ia mengatakan, pengembangan kampung nelayan menjadi salah satu peluang untuk memperkuat sektor ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan pengelolaan yang baik dan berkelanjutan, kawasan pesisir diharapkan dapat berkembang sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemkab Berau pun akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan kampung nelayan yang ada. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pengelolaan potensi perikanan agar semakin produktif dan memberikan manfaat bagi daerah.

Gamalis berharap, ke depan semakin banyak kampung nelayan yang tumbuh dan berkembang dengan mengandalkan keunggulan masing-masing wilayah.

“Kita berharap kampung nelayan itu bisa tumbuh lebih banyak lagi. Karena dengan seperti itu, tentu PAD kita akan bisa lebih naik lagi dan membantu sekali terhadap postur anggaran kita,” pungkasnya.

Melalui pengembangan tersebut, Pemkab Berau berharap sektor kelautan dan perikanan dapat semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan nilai potensi lokal, serta memperkuat sumber pendapatan daerah di tengah tantangan anggaran. (*/nto/ ADV)

]]>
https://okegas.id/wabup-berau-dorong-kampung-nelayan-berau-jadi-sentra-komoditas-unggulan/feed/ 0
Kemenpar Siap Dukung Promosi Wisata Berau ke Mancanegara https://okegas.id/kemenpar-siap-dukung-promosi-wisata-berau-ke-mancanegara/ https://okegas.id/kemenpar-siap-dukung-promosi-wisata-berau-ke-mancanegara/#respond Fri, 23 Oct 2026 11:21:24 +0000 https://okegas.id/?p=13495 OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Berau dalam membangun dan mengembangkan sektor pariwisata mendapat perhatian dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia. Kemenpar menyatakan kesiapan berkolaborasi dalam pengembangan destinasi maupun promosi pariwisata Berau, termasuk membuka peluang promosi ke sejumlah negara.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar, Reza Pahlevi, saat menerima audiensi Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Kamis (23/10/2026).

Reza menilai langkah Pemkab Berau mengembangkan sektor pariwisata sudah tepat. Terlebih, sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Berau, seperti Kepulauan Derawan dan Maratua, telah dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menurutnya, Kemenpar siap mendukung pengembangan potensi tersebut melalui berbagai program, termasuk promosi pariwisata ke pasar internasional.

“Kami ada kegiatan promosi ke beberapa negara, Berau bisa mengikutsertakan produk pariwisata melalui tim Kemenpar,” ungkapnya.

Berau yang berada di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai daerah tujuan wisata. Untuk itu, Pemkab Berau didorong mengoptimalkan empat pilar utama pariwisata, yakni destinasi, promosi, industri pariwisata, serta kelembagaan yang mencakup pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Dalam audiensi tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memaparkan berbagai upaya pemerintah daerah dalam membangun sektor pariwisata, termasuk pemenuhan fasilitas pendukung secara bertahap di sejumlah destinasi unggulan.

Sri juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenpar yang selama ini telah merealisasikan berbagai program pengembangan pariwisata di Kabupaten Berau. Ia berharap program-program tersebut dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kolaborasi ini yang kami harapkan semakin diperkuat, sehingga pariwisata Berau semakin maju dan menjadi daerah tujuan utama wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Sri turut didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budisantosa.

Sri menyambut baik peluang kerja sama promosi destinasi wisata Bumi Batiwakkal bersama Kemenpar. Ia meminta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis segera menindaklanjuti hasil audiensi agar peluang dukungan tersebut dapat diwujudkan dalam program konkret.

Selain promosi, Pemkab Berau juga berharap adanya dukungan peningkatan sarana dan prasarana destinasi wisata, baik di wilayah pedalaman, pesisir, maupun kepulauan. Perhatian khusus turut diminta untuk penanganan abrasi yang terjadi di Pulau Derawan.

“Kami berharap dukungan dalam membangun digitalisasi tata kelola pariwisata yang terintegrasi, serta dukungan mengembangkan SDM sektor pariwisata,” tandasnya.

Melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah pusat, Pemkab Berau berharap pengembangan destinasi, promosi internasional, peningkatan kualitas infrastruktur, dan penguatan kapasitas SDM dapat berjalan beriringan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pariwisata Berau sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. (*/ADV/nto)

]]>
https://okegas.id/kemenpar-siap-dukung-promosi-wisata-berau-ke-mancanegara/feed/ 0
Bupati Berau Ajukan Dukungan Dermaga dan Kapal Wisata ke Kemenhub https://okegas.id/bupati-berau-ajukan-dukungan-dermaga-dan-kapal-wisata-ke-kemenhub/ https://okegas.id/bupati-berau-ajukan-dukungan-dermaga-dan-kapal-wisata-ke-kemenhub/#respond Wed, 21 Oct 2026 11:33:46 +0000 https://okegas.id/?p=13499 OKEGAS.ID, Tanjung  Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, terus berupaya menggaet dukungan anggaran pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau. Kali ini, upaya tersebut dilakukan melalui audiensi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Rabu (21/10/2026).

Dalam pertemuan yang diterima Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Lollan Andy Sutomo Panjaitan, beserta jajaran, Sri menyampaikan sejumlah usulan program prioritas. Di antaranya percepatan pengembangan dermaga, peningkatan fasilitas pelabuhan, penyediaan kapal wisata, hingga sarana bantu navigasi pelayaran di kawasan kepulauan.

Sri memaparkan potensi Kabupaten Berau sebagai daerah yang memiliki wilayah pesisir dan kepulauan dengan daya tarik wisata unggulan. Keberadaan infrastruktur transportasi laut dinilai sangat penting, bukan hanya untuk mendukung sektor pariwisata, tetapi juga menunjang mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok.

Ia menjelaskan, Pemkab Berau melalui Dinas Perhubungan telah membangun dan mengelola sejumlah dermaga, termasuk di kawasan pesisir Biduk-Biduk dan Pulau Maratua. Dermaga tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan kepulauan.

Namun, pemanfaatan fasilitas itu dinilai masih perlu dioptimalkan melalui dukungan peningkatan sarana dan prasarana serta operasional dermaga.

“Tentu kami sangat berharap dukungan dari Kementerian Perhubungan terkait operasional dermaga. Termasuk dukungan peningkatan fasilitas yang ada,” jelasnya.

Selain pengembangan dermaga, Sri juga mengusulkan dukungan penyediaan kapal wisata yang dapat menghubungkan sejumlah pulau tujuan wisata di perairan Kabupaten Berau.

Menurutnya, keberadaan kapal tersebut akan memberikan kemudahan akses bagi wisatawan untuk menjangkau berbagai destinasi. Di sisi lain, kapal wisata juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sarana mobilitas masyarakat di kawasan pesisir dan kepulauan.

“Dengan adanya kapal wisata maka akan menambah daya tarik wisatawan ke Kabupaten Berau,” ucapnya.

Usulan lainnya yang menjadi perhatian Pemkab Berau adalah penyediaan sarana bantu navigasi pelayaran di kawasan pulau-pulau wisata. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pelayaran sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut.

Sri menyoroti sejumlah kejadian kapal live on board (LOB) yang kandas hingga menyebabkan kerusakan terumbu karang di perairan Derawan dan Maratua.

Menurutnya, penetapan alur pelayaran yang jelas, disertai dukungan sarana navigasi yang memadai, dapat membantu kapal melintas dengan lebih aman dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan bawah laut.

“Jika ada alur yang telah ditentukan tentu ini akan sangat membantu dan kawasan wisata ini juga akan lebih aman,” tandasnya.

Pemkab Berau berharap usulan yang disampaikan dalam audiensi tersebut dapat ditindaklanjuti melalui dukungan program Kementerian Perhubungan. Penguatan konektivitas laut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam pemerataan pembangunan, peningkatan pelayanan masyarakat, serta pengembangan pariwisata berkelanjutan di Bumi Batiwakkal.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Berau turut didampingi Kepala Dinas Perhubungan Berau, Rusna Hefni, serta Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Ima Rosita. (*/ADV/ nto)

]]>
https://okegas.id/bupati-berau-ajukan-dukungan-dermaga-dan-kapal-wisata-ke-kemenhub/feed/ 0
Berau Expo 2026 Resmi Dibuka, Dorong Ekonomi UMKM dan Lestarikan Budaya Lokal https://okegas.id/berau-expo-2026-resmi-dibuka-dorong-ekonomi-umkm-dan-lestarikan-budaya-lokal/ https://okegas.id/berau-expo-2026-resmi-dibuka-dorong-ekonomi-umkm-dan-lestarikan-budaya-lokal/#respond Fri, 16 Oct 2026 09:41:49 +0000 https://okegas.id/?p=13488 OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Berau Expo 2026 resmi dibuka pada Jumat (16/10/2026) di GOR Graha Pemuda, Tanjung Redeb. Berlangsung hingga 25 Oktober mendatang, kegiatan ini diharapkan menjadi ajang promosi potensi daerah, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat pelestarian seni dan budaya lokal.

Mengusung tema “Ekonomi Tumbuh, Budaya Lestari, Berau Sejahtera”, Berau Expo tahun ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Jadi ke-216 Kota Tanjung Redeb.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengajak masyarakat memanfaatkan momentum tersebut dengan berbelanja produk lokal, menikmati pertunjukan seni dan budaya, serta mengakses berbagai layanan publik yang disediakan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Berau Expo merupakan wadah perputaran ekonomi masyarakat sekaligus pelestarian adat dan budaya melalui pertunjukan seni yang dihadirkan di panggung utama. Kami berharap kegiatan ini juga memberikan kegembiraan bagi masyarakat,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Sri Juniarsih menjelaskan, Berau Expo kembali digelar setelah sebelumnya tertunda menyusul arahan Kementerian Dalam Negeri terkait pembatasan kegiatan seremonial dan pengumpulan massa dalam jumlah besar demi menjaga kondusivitas.

Menurutnya, pelaksanaan expo tahun ini juga diharapkan menjadi hiburan bagi masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang memengaruhi kualitas udara di Kabupaten Berau.

“Kita menyadari saat ini Berau belum dalam keadaan baik-baik saja. Kualitas udara tidak sesegar biasanya, sehingga masyarakat mungkin merasa lelah, khawatir, bahkan suasana hati sedikit muram. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi penghibur dan menghadirkan energi positif bagi kita semua,” katanya.

Ia berharap Berau Expo tidak hanya menjadi pusat hiburan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pendapatan pelaku usaha lokal. Karena itu, masyarakat diminta mengutamakan produk UMKM Berau sekaligus memanfaatkan layanan yang tersedia di stan-stan OPD.

Menurut bupati, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan informasi mengenai program pembangunan yang telah terlaksana maupun yang masih dalam proses.

“Perputaran ekonomi saya harapkan lebih bergerak cepat dan tentu saja dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau,” tuturnya.

Selain mendorong transaksi ekonomi, Sri Juniarsih mengingatkan peserta stan dan pengunjung agar menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung. Setiap pelaku usaha diminta mengelola sampah masing-masing sebelum diangkut petugas kebersihan.

“Berau sedang bertransisi menjadi daerah wisata. Karena itu, kita harus membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membantu petugas kebersihan menjaga lingkungan tetap bersih,” tegasnya.

Libatkan 106 Peserta Stan dan 170 Pedagang

Ketua Panitia Berau Expo 2026 yang juga Asisten III Setda Berau, Maulidiyah, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini melibatkan 106 peserta stan yang difasilitasi melalui kepanitiaan. Peserta tersebut terdiri dari 33 OPD, BUMN dan BUMD, 13 kecamatan, serta 60 peserta umum dari berbagai sektor.

Peserta umum meliputi perwakilan dunia pendidikan, pelaku UMKM, organisasi wanita, organisasi kepemudaan, dunia usaha, hingga komunitas lainnya.

Selain stan pameran, terdapat 170 pedagang yang berpartisipasi secara mandiri melalui pengelolaan pihak penyelenggara. Mereka terdiri dari pedagang kuliner, pakaian, kendaraan, dan berbagai produk lainnya, dengan dukungan 70 tenda besar serta 100 lapak pedagang kaki lima.

Maulidiyah menjelaskan, Berau Expo bertujuan menyampaikan informasi hasil pembangunan daerah hingga 2026 sekaligus memperkenalkan rencana pembangunan ke depan. Kegiatan ini juga menjadi sarana promosi pariwisata, potensi investasi, pengembangan ekonomi kreatif, serta pelestarian seni dan budaya lokal.

Selama expo berlangsung, panitia akan melakukan penilaian terhadap stan peserta. Aspek yang dinilai meliputi pelayanan dan interaksi dengan pengunjung, kreativitas dan inovasi, serta kesesuaian tampilan stan dengan tema kegiatan.

Berau Expo 2026 menghadirkan dua panggung hiburan, yakni panggung utama di Lapangan Pemuda dan panggung kreativitas di dalam GOR Graha Pemuda.

Sejumlah artis dijadwalkan tampil untuk menghibur masyarakat. Fabio Asher dijadwalkan tampil pada 16 Oktober, May Sahira pada 21 Oktober, dan The Rain pada 25 Oktober 2026.

Selama 10 malam pelaksanaan, panggung utama juga akan diisi beragam pertunjukan, mulai dari kesenian daerah, tari Nusantara, kuntau, peragaan busana batik Berau, stand-up comedy, marching band, musik tradisional, hingga sulap.

Sementara itu, panggung di dalam GOR akan menjadi ruang bagi peserta stan untuk menampilkan kreativitas melalui berbagai perlombaan, talk show, podcast, beauty class, peragaan busana, serta pertunjukan tari daerah.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, panitia menyiapkan sejumlah fasilitas, antara lain posko keamanan, posko kesehatan, pemadam kebakaran, musala, toilet, serta meja informasi dan kotak saran di stan DPMPTSP.

Sebanyak 10 personel kesehatan dari Dinas Kesehatan akan disiagakan setiap hari dalam dua tim yang terdiri dari dokter, perawat, dan pengemudi. Selain itu, 25 petugas kebersihan akan dikerahkan setiap hari untuk membersihkan area kegiatan secara berkala. (*/ADV/nto)

]]>
https://okegas.id/berau-expo-2026-resmi-dibuka-dorong-ekonomi-umkm-dan-lestarikan-budaya-lokal/feed/ 0
Tekan Risiko Karhutla, Bupati Berau Minta Dukungan Peralatan ke Kemendagri https://okegas.id/tekan-risiko-karhutla-bupati-berau-minta-dukungan-peralatan-ke-kemendagri/ https://okegas.id/tekan-risiko-karhutla-bupati-berau-minta-dukungan-peralatan-ke-kemendagri/#respond Fri, 09 Oct 2026 09:00:17 +0000 https://okegas.id/?p=13478 OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran permukiman. Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, melakukan audiensi dengan Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Dalam audiensi tersebut, Sri Juniarsih didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau Masyhadi Muhdi dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Berau Rakhmadi Pasarakan. Rombongan diterima Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, Edy Suharmanto.

Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi Pemkab Berau untuk menyampaikan kebutuhan penanganan bencana, terutama dukungan sarana dan prasarana pemadaman serta peningkatan kapasitas petugas di lapangan.

Sri Juniarsih menegaskan, karhutla dan kebakaran permukiman merupakan ancaman serius yang membutuhkan penanganan terpadu. Terlebih, Berau baru saja menghadapi karhutla yang dampaknya masih dirasakan masyarakat.

“Kami tidak ingin kejadian serupa terulang tanpa kesiapan maksimal. Kesiapsiagaan harus ditingkatkan, mulai dari sarana prasarana hingga kapasitas petugas di lapangan,” tegas Sri.

Untuk itu, Pemkab Berau secara resmi mengajukan kebutuhan dukungan kepada Kemendagri. Usulan tersebut mencakup bantuan peralatan pemadaman modern, fasilitas pendukung, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi petugas Damkarmat dan BPBD.

Menurut Sri, dukungan pemerintah pusat diperlukan agar kesiapan daerah dalam menghadapi bencana semakin optimal. Ketersediaan peralatan yang memadai dan kemampuan petugas menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mengurangi risiko terhadap masyarakat.

“Kami berharap dukungan dari Kemendagri dapat membantu Berau memenuhi kebutuhan penanganan kebakaran. Dukungan ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak bencana,” ujarnya.

Dengan wilayah yang luas dan risiko karhutla yang tinggi, penguatan sarana operasional serta kapasitas petugas dinilai menjadi kebutuhan penting bagi Kabupaten Berau. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas mitigasi dan mempercepat respons ketika kebakaran terjadi.

Pemkab Berau berharap usulan yang disampaikan dalam audiensi tersebut dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat sehingga kebutuhan penanganan kebakaran di daerah dapat terpenuhi secara bertahap.

“Semoga apa yang kami perjuangkan dapat terealisasikan dan benar-benar membantu masyarakat di Kabupaten Berau,” tutup Sri Juniarsih.

Melalui audiensi ini, Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, baik melalui peningkatan fasilitas maupun pengembangan kapasitas petugas, demi melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak kebakaran. (*/ADV/nto)

]]>
https://okegas.id/tekan-risiko-karhutla-bupati-berau-minta-dukungan-peralatan-ke-kemendagri/feed/ 0
Pemkab Berau Dapat Dukungan Kemnaker, Pelatihan Vokasi Disiapkan untuk Tenaga Kerja Lokal https://okegas.id/pemkab-berau-dapat-dukungan-kemnaker-pelatihan-vokasi-disiapkan-untuk-tenaga-kerja-lokal/ https://okegas.id/pemkab-berau-dapat-dukungan-kemnaker-pelatihan-vokasi-disiapkan-untuk-tenaga-kerja-lokal/#respond Thu, 08 Oct 2026 10:22:13 +0000 https://okegas.id/?p=13484 OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau mendapat dukungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan vokasi. Dukungan ini diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Berau.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, saat menerima audiensi Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, bersama jajaran perangkat daerah terkait di Kantor Kemnaker RI, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Sri Juniarsih memaparkan potensi ekonomi daerah serta tantangan ketenagakerjaan yang perlu diatasi. Salah satu fokus Pemkab Berau adalah mempersiapkan tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

Sri menilai peningkatan kompetensi menjadi langkah penting agar masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk memasuki dunia kerja. Selain itu, keterampilan yang memadai juga diharapkan dapat mendorong masyarakat membuka usaha secara mandiri.

“Tadi kami membicarakan banyak hal, bagaimana mempersiapkan masyarakat Berau yang siap kerja,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Berau memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan untuk menciptakan lapangan kerja. Selain sektor pertambangan, pariwisata juga menjadi sektor unggulan yang tersebar di sejumlah kecamatan dengan karakteristik dan daya tarik masing-masing.

Namun, pengembangan potensi tersebut perlu diimbangi dengan ketersediaan SDM yang terampil dan profesional. Karena itu, pelatihan vokasi dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan pasar kerja.

Sri Juniarsih mengapresiasi respons Menteri Ketenagakerjaan beserta jajaran yang menyatakan kesiapan mendukung pengembangan keterampilan masyarakat Berau.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat dapat membuka akses pelatihan yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat usia produktif. Dengan bekal keterampilan yang sesuai, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha.

“Alhamdulillah, kita mendapat dukungan dan ini kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Berau,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menilai potensi ekonomi yang dimiliki Berau perlu dioptimalkan agar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Salah satu faktor penting untuk mewujudkan hal tersebut adalah peningkatan kualitas SDM yang mampu menjawab kebutuhan berbagai sektor ekonomi daerah.

Ia juga mengapresiasi upaya Pemkab Berau dalam mempersiapkan tenaga kerja lokal. Menurutnya, penguasaan keterampilan praktis menjadi bagian penting dalam menciptakan tenaga kerja yang siap memasuki dunia kerja sekaligus mendorong pertumbuhan wirausaha.

“Saya mendengar banyak potensi dimiliki Berau dan tentu potensi ini harus bisa dioptimalkan dan menjadi kemanfaatan sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Berau,” ujarnya.

Yassierli menegaskan, Kemnaker siap mendukung Kabupaten Berau dalam pengembangan keterampilan praktis atau skillsiap kerja. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu daerah menyiapkan tenaga kerja yang andal, kompetitif, dan profesional sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.

“Kami siap mendukung Kabupaten Berau dalam pengembangan keterampilan praktis atau skill siap kerja. Tentu kita berharap Berau semakin maju dengan didukung tenaga kerja andal, kompetitif, dan profesional,” pungkasnya.

Dukungan Kemnaker ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan ketenagakerjaan di Berau. Melalui pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar, tenaga kerja lokal diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam pengembangan sektor unggulan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*/ADV/nto)

]]>
https://okegas.id/pemkab-berau-dapat-dukungan-kemnaker-pelatihan-vokasi-disiapkan-untuk-tenaga-kerja-lokal/feed/ 0
Pemkab dan DPRD Berau Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Naik Rp 949 M https://okegas.id/pemkab-dan-dprd-berau-sepakati-perubahan-kua-ppas-2026-pendapatan-naik-rp-949-m/ https://okegas.id/pemkab-dan-dprd-berau-sepakati-perubahan-kua-ppas-2026-pendapatan-naik-rp-949-m/#respond Tue, 29 Sep 2026 14:07:32 +0000 https://okegas.id/?p=13471 OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau bersama DPRD Berau menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dalam rapat paripurna DPRD Berau di Gedung DPRD Berau, Selasa (29/9/2026) malam. Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Berau Subroto dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD, serta sejumlah pihak terkait.

Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas mengatakan, kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS 2026 merupakan hasil pembahasan yang cukup panjang. Salah satu yang menjadi perhatian adalah dinamika kebijakan fiskal setelah terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 120 Tahun 2025 tentang Penetapan Lebih Bayar dan Kurang Bayar Dana Bagi Hasil Tahun 2025.

“Alhamdulillah, pembahasan dapat diselesaikan menjelang batas waktu yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Kesepakatan ini dilandasi kepentingan yang lebih luas untuk masyarakat Kabupaten Berau,” kata Sri Juniarsih.

Perubahan KUA dan PPAS tersebut selanjutnya menjadi landasan dalam penyusunan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2026. Penyesuaian dilakukan menyusul adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA sebelumnya, kebutuhan pergeseran anggaran, serta kondisi darurat dan luar biasa.

Sri menjelaskan, sejumlah dinamika yang terjadi sepanjang 2026 turut memengaruhi kebijakan anggaran daerah. Di antaranya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pengendalian inflasi, serta penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat.

Karena itu, belanja dalam perubahan anggaran diarahkan untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat wajib dan prioritas.

Prioritas tersebut mencakup pemenuhan kekurangan gaji dan tunjangan kepala daerah dan wakil kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD, ASN, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, serta kebutuhan operasional pelayanan dasar perangkat daerah.

Pemkab Berau juga memperkuat belanja tidak terduga untuk mendukung penanganan karhutla yang bersumber dari bantuan Presiden Republik Indonesia.

Selain itu, anggaran perubahan diarahkan untuk mendukung pelayanan dasar di sektor pendidikan dan kesehatan, fasilitas sosial dan fasilitas umum, jaminan sosial, serta penanggulangan kemiskinan.

Pemkab juga mengalokasikan anggaran untuk pembayaran kewajiban utang belanja sejumlah perangkat daerah atas pekerjaan yang belum terselesaikan hingga akhir 2025. Termasuk di dalamnya belanja yang bersumber dari sisa pendapatan earmarked 2025 serta administrasi bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam Perubahan KUA dan PPAS 2026, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp3,674 triliun. Angka tersebut meningkat Rp949,557 miliar dibandingkan APBD murni 2026 yang sebesar Rp2,724 triliun.

Sementara itu, belanja daerah ditetapkan sebesar Rp3,946 triliun, meningkat Rp533,829 miliar dari APBD murni sebesar Rp3,412 triliun.

Adapun pembiayaan daerah ditetapkan sebesar Rp272,644 miliar, turun Rp415,728 miliar dibandingkan APBD murni yang mencapai Rp688,372 miliar.

Sri Juniarsih menegaskan, keterbatasan kemampuan fiskal tidak boleh menghentikan upaya pemerintah dalam menjalankan pembangunan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita semua tentu berharap di tengah keterbatasan fiskal pada tahun anggaran 2026, upaya pembangunan tetap dapat dirasakan dan dinikmati oleh seluruh masyarakat Kabupaten Berau,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa waktu pelaksanaan program setelah Perubahan APBD ditetapkan relatif terbatas. Karena itu, ia meminta dukungan DPRD Berau agar pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2026 dapat segera diselesaikan sebelum batas waktu yang ditetapkan, yakni 30 September 2026.

Menurut Sri, pemerintah daerah dan DPRD memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan kebijakan anggaran tetap berpihak pada kepentingan masyarakat, meskipun dihadapkan pada keterbatasan fiskal dan dinamika kebijakan pemerintah pusat.

“Eksekutif dan legislatif pada hakikatnya mempunyai tanggung jawab yang sama, sesuai dengan fungsi dan kewenangannya, untuk pembangunan di Kabupaten Berau dengan segala keterbatasan dan dinamika yang ada saat ini,” pungkasnya. (*/adv/nto)

]]>
https://okegas.id/pemkab-dan-dprd-berau-sepakati-perubahan-kua-ppas-2026-pendapatan-naik-rp-949-m/feed/ 0
Lomba Perahu Panjang Ditutup, Wabup Berau Tekankan Pelestarian Budaya https://okegas.id/lomba-perahu-panjang-ditutup-wabup-berau-tekankan-pelestarian-budaya/ https://okegas.id/lomba-perahu-panjang-ditutup-wabup-berau-tekankan-pelestarian-budaya/#respond Sun, 27 Sep 2026 09:32:21 +0000 https://okegas.id/?p=13460 OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Wakil Bupati Berau H. Gamalis resmi menutup lomba perahu panjang dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-216 Kota Tanjung Redeb. Penutupan berlangsung di Tepian Sungai Segah, Minggu (27/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau Andi Marewangeng, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau Zulkifli Azhar, serta perwakilan Kesultanan Gunung Tabur dan Kesultanan Sambaliung.

Dalam sambutannya, Gamalis menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan lomba perahu panjang 2026.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya mengucapkan terima kasih, apresiasi, dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap panitia pelaksana, para peserta, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan lomba perahu panjang 2026,” ujar Gamalis.

Menurutnya, lomba perahu panjang bukan sekadar kegiatan hiburan dalam rangkaian peringatan hari jadi daerah. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga adat dan budaya masyarakat Berau yang diwariskan secara turun-temurun.

Gamalis berharap tradisi tersebut dapat terus dipertahankan sekaligus menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat.

“Saya berharap lomba perahu panjang ini dapat menjadi ajang untuk melestarikan adat dan budaya kita, sekaligus meningkatkan rasa persaudaraan. Kita semua adalah satu keluarga yang sama-sama bahu-membahu membangun Bumi Banuanta yang kita cintai,” katanya.

Ia menegaskan, perahu panjang telah menjadi bagian dari adat istiadat dan tradisi masyarakat Berau sejak dahulu hingga saat ini. Karena itu, keberlangsungan kegiatan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari pelestarian warisan budaya daerah.

“Perlu kita ketahui bersama, perahu panjang ini sudah menjadi adat istiadat dan tradisi Kabupaten Berau sejak zaman dahulu hingga saat ini,” tuturnya.

Di tengah kemeriahan kegiatan, Gamalis juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kemarau panjang yang masih melanda Berau. Kondisi tersebut turut meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kondisi saat ini masih belum baik-baik saja karena kita masih dalam situasi kemarau yang cukup panjang. Api juga belum selesai dan titik panas masih naik turun,” katanya.

Ia meminta masyarakat tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca dan lingkungan yang belum sepenuhnya kondusif.

Pada perlombaan tersebut, Naga Samudera dari Gunung Tabur berhasil meraih juara pertama.

Posisi kedua ditempati Mambas Parrang dari Sambaliung, sedangkan Laksamana Raja Diulu dari Gunung Tabur meraih juara ketiga.

Sementara itu, juara harapan satu diraih Amuk Sissil dari Sambaliung, harapan dua Naga Balungsur dari Pegat Bukur, dan harapan tiga Naga Samudra Atlantik dari Gunung Tabur.

Penutupan lomba perahu panjang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan HUT ke-216 Kota Tanjung Redeb. Selain menghadirkan kompetisi olahraga tradisional, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk merawat warisan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Bumi Banuanta. (*/ADV/nto)

]]>
https://okegas.id/lomba-perahu-panjang-ditutup-wabup-berau-tekankan-pelestarian-budaya/feed/ 0
Biatan Juara Bupati Cup Antarkecamatan, Sekda Berau Dorong Pembinaan Atlet Berkelanjutan https://okegas.id/biatan-juara-bupati-cup-antarkecamatan-sekda-berau-dorong-pembinaan-atlet-berkelanjutan/ https://okegas.id/biatan-juara-bupati-cup-antarkecamatan-sekda-berau-dorong-pembinaan-atlet-berkelanjutan/#respond Sun, 27 Sep 2026 05:35:25 +0000 https://okegas.id/?p=13465 OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Turnamen sepak bola Bupati Cup antarkecamatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau resmi berakhir. Sekretaris Daerah (Sekda) Berau Muhammad Said mewakili Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas menutup turnamen di Stadion Olympic Mini Teluk Bayur, Sabtu (26/9/2026) malam.

Turnamen yang diikuti 13 kecamatan tersebut ditutup dengan pertandingan final antara Kecamatan Biatan dan Kecamatan Batu Putih. Dalam laga penentuan, Biatan berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Batu Putih.

Hasil tersebut mengantarkan Kecamatan Biatan sebagai juara Bupati Cup antarkecamatan setelah melewati rangkaian pertandingan yang mempertemukan tim-tim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Berau.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Sekda Muhammad Said, Pemerintah Kabupaten Berau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen, mulai dari panitia, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), hingga jajaran pemerintah kecamatan.

Menurutnya, kompetisi sepak bola antarkecamatan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga. Turnamen juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, membangun sportivitas, sekaligus menghadirkan hiburan positif bagi masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat olahraga, tetapi juga diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup aktif dan sehat. Semangat kebersamaan yang terbangun juga diharapkan semakin memperkuat rasa memiliki dan kebanggaan terhadap Kabupaten Berau,” jelas Said.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berkompetisi dan mengucapkan selamat kepada para peraih prestasi. Kemenangan yang diraih diharapkan menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

Sementara bagi tim yang belum memperoleh hasil maksimal, pengalaman selama mengikuti turnamen diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus modal menghadapi kompetisi berikutnya.

Lebih jauh, Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Turnamen antarkecamatan diharapkan menjadi salah satu sarana untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat memperkuat kontingen Berau dalam berbagai ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Pembinaan atlet akan diarahkan berdasarkan kelompok usia sehingga proses penjaringan dan pengembangan talenta olahraga dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkesinambungan.

Sejalan dengan hal tersebut, Dispora bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan organisasi olahraga terkait didorong untuk memperkuat sistem pembinaan, mulai dari penjaringan atlet, peningkatan kualitas latihan, hingga pemetaan cabang olahraga yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber prestasi daerah.

“Dari kompetisi seperti ini kita berharap muncul atlet-atlet potensial yang dapat terus dibina sehingga ke depan mampu membawa nama Kabupaten Berau pada ajang yang lebih tinggi,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Dengan berakhirnya Bupati Cup antarkecamatan, semangat kompetisi diharapkan tidak berhenti pada pertandingan final. Turnamen ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya olahraga sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat dari 13 kecamatan di Kabupaten Berau. (*/ADV/nto)

]]>
https://okegas.id/biatan-juara-bupati-cup-antarkecamatan-sekda-berau-dorong-pembinaan-atlet-berkelanjutan/feed/ 0