IKLAN VIDEO LIST

OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Penyediaan listrik di destinasi wisata terpencil di Kabupaten Berau masih menghadapi tantangan besar, terutama dari sisi biaya investasi. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menyebut pemasangan jaringan listrik di kawasan tertentu membutuhkan anggaran sangat besar.

 

“Informasi dari PLN, pembangunan jaringan listrik bisa mencapai Rp 6,5 miliar per kilometer. Ini tentu harus dihitung matang,” kata Didi.

 

Ia mencontohkan sejumlah destinasi wisata yang berada di tengah hutan atau kawasan sulit dijangkau, seperti Tambalang dan Teluk Sumbang. Selain faktor biaya, penggunaan energi alternatif seperti solar cell juga memiliki kendala keamanan.

 

“Di beberapa lokasi, baterai dan komponen solar cell pernah dicuri. Ini juga jadi pertimbangan,” ujarnya, Selasa (30/12).

 

Karena itu, pemerintah daerah akan memprioritaskan destinasi wisata dengan tingkat kunjungan tinggi dan potensi pengembangan yang menjanjikan.

 

“Kalau PLN bisa, kita pakai PLN. Kalau tidak memungkinkan, baru kita pertimbangkan opsi lain,” bilang Didi. (*/pan).