RSUD Abdul Rivai Lunasi Utang Vendor Hampir Rp 6 Miliar, Pasokan Obat Kembali Lancar
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Manajemen RSUD Abdul Rivai bergerak cepat mengatasi tersendatnya pasokan obat-obatan dengan melunasi utang kepada vendor yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Langkah ini berdampak positif pada ketersediaan obat yang kini mulai kembali normal.
Kepala Bidang Tata Usaha RSUD Abdul Rivai, Sarengat, mengungkapkan bahwa sebelumnya distribusi obat dari pihak penyedia sempat mengalami kendala. Hal tersebut menyebabkan stok beberapa jenis obat menipis di rumah sakit.
“Obat ini sebelumnya tersendat pasokan dari vendor atau penyedia. Setelah ini, sudah kita bayar hampir Rp 5 miliar 900 juta lebih, dan sekarang obat sudah mulai lancar serta terpenuhi stoknya di rumah sakit,” ujar Sarengat, Senin (13/04/2026).
Ia menjelaskan, pihak rumah sakit sebenarnya telah memiliki sistem pengawasan stok yang dilakukan secara rutin setiap bulan. Audit internal tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan obat tetap terjaga dan mengantisipasi kekurangan.
Menurutnya, kelangkaan yang sempat terjadi hanya pada jenis obat tertentu, bukan seluruh stok. Pihak rumah sakit pun terus melakukan pemantauan dan perencanaan kebutuhan agar kejadian serupa tidak terulang.
Secara teknis, pengelolaan obat berada di bawah koordinasi bagian Pelayanan Medik (Yanmed) dan pengelola farmasi. RSUD Abdul Rivai juga membuka akses bagi pihak yang ingin mengetahui data lebih rinci terkait ketersediaan obat.
Dengan pembayaran utang yang hampir mencapai Rp 6 miliar tersebut, manajemen berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan optimal tanpa hambatan logistik. Fokus utama kini adalah memastikan seluruh kebutuhan medis pasien terpenuhi dengan baik dan tepat waktu. (*/itn)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.