IKLAN VIDEO LIST

OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Jalan M Iswahyudi, depan Gang Poksai RT 3, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, pada Sabtu pagi (25/4/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya enam bangunan dan berdampak pada sejumlah warga.

Berdasarkan keterangan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Berau, laporan kebakaran diterima pada pukul 09.16 WITA. Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 09.27 WITA dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Kepala Disdamkartan Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan bahwa proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam 10 menit dengan mengerahkan sembilan unit armada.

“Api berhasil dipadamkan setelah penanganan intensif oleh petugas di lapangan,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, api diduga pertama kali muncul dari sebuah warung bakso sebelum merambat cepat ke bangunan lain di sekitarnya. Sebagian besar bangunan yang terbakar diketahui berbahan kayu, sehingga api dengan mudah membesar dan sulit dikendalikan pada awal kejadian.

“Berdasarkan keterangan warga, sumber api berasal dari warung bakso dan menyebar ke enam rumah yang bersebelahan,” jelasnya.

Beberapa bangunan yang terdampak antara lain rumah kontrakan milik Ibu Poniem yang mengalami kerusakan berat, serta rumah milik Nur Salim, Aziz, Pak Nuki (bengkel), Ibu Nia, dan satu unit rumah kontrakan lainnya.

Akibat kejadian ini, sebanyak 4 kepala keluarga atau 15 jiwa terdampak. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa yang dilaporkan.

Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp750 juta. Selain bangunan, empat unit sepeda motor juga dilaporkan ikut hangus terbakar.

Proses pemadaman melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, PMI, Tagana, serta relawan masyarakat. Meski sempat menghadapi kendala keterbatasan personel, api akhirnya berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke area lain.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Kondisi akhir situasi sudah aman dan terkendali,” tutup Rakhmadi. (itn)