
Banyak PJU Tak Aktif, Ketua DPRD Berau Tagih Tanggung Jawab OPD atas Fasilitas Publik
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Ada ironi yang kerap berulang dalam pengelolaan fasilitas publik di Kabupaten Berau. Anggaran miliaran rupiah digelontorkan untuk membangun pedestrian, lampu penerangan jalan umum, lampu lalu lintas, dan berbagai sarana pelayanan publik lainnya. Namun begitu selesai dibangun, perawatan seakan menjadi pekerjaan yang terlupakan dan masyarakat pun harus berhadapan dengan fasilitas yang terbengkalai.
Keluhan itulah yang mendorong Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, untuk secara tegas menagih tanggung jawab seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. Baginya, membangun adalah baru setengah pekerjaan separuh berikutnya adalah merawat.
“Kalau dijaga dan dirawat dengan baik pasti akan digunakan untuk jangka waktu yang lama. Apalagi semuanya itu dibangun dengan anggaran miliaran,” ungkapnya.
Dedy menegaskan, perawatan tidak bisa dipisahkan dari pengawasan. Pemantauan berkala terhadap kondisi fasilitas publik harus menjadi rutinitas yang tertanam dalam budaya kerja setiap OPD bukan hanya dilakukan ketika kerusakan sudah terlanjur parah dan membutuhkan anggaran perbaikan yang jauh lebih besar.
“Jadi, setelah dibangun harus diawasi juga. Mengawasi juga menjadi bagian dari upaya merawat,” jelasnya.
Terlebih, kata Dedy, kondisi ini menjadi semakin tidak bisa ditoleransi di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang kini sedang dijalankan pemerintah. Membiarkan fasilitas rusak tanpa perawatan hanya akan memunculkan beban anggaran baru untuk perbaikan yang seharusnya bisa dihindari sejak awal.
“Kita berharap semua OPD peduli terhadap keberadaan fasilitas itu. Apalagi sekarang efisiensi. Anggaran perbaikan biar tidak dipakai lagi untuk fasilitas itu,” tandasnya.
Baginya, mutu perawatan fasilitas publik bukan sekadar persoalan estetika kota. Lebih dari itu, ini adalah cerminan langsung dari kualitas tata kelola pemerintahan sejauh mana pemerintah daerah benar-benar menghargai uang rakyat yang telah diinvestasikan dalam setiap infrastruktur yang berdiri di Bumi Batiwakkal. (ADV).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.