Anggaran Terbatas, Musrenbang Tanjung Redeb Himpun 549 Usulan
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kecamatan Tanjung Redeb menutup rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Berau tahun 2026 dengan menghimpun 549 usulan dari enam kelurahan. Kegiatan yang digelar di Pendopo Kantor Camat Tanjung Redeb, Kamis (12/2/2026), itu menjadi penutup Musrenbang di 13 kecamatan se-Kabupaten Berau.
Camat Tanjung Redeb Toto Marjito mengatakan, sebagian besar aspirasi masyarakat masih didominasi kebutuhan peningkatan infrastruktur perkotaan. Mulai dari renovasi ruang kelas belajar, perbaikan kantor camat, pembangunan rumah jabatan camat, hingga pembangunan sekretariat Karang Taruna.
“Infrastruktur perkotaan harus terus diperbaiki. Banyak usulan terkait sarana pendidikan dan fasilitas pemerintahan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh usulan tersebut merupakan hasil penjaringan dari enam kelurahan dan selanjutnya akan dipilah berdasarkan skala prioritas serta kemampuan fiskal daerah untuk direalisasikan secara bertahap.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa kondisi APBD Kabupaten Berau saat ini menuntut pemerintah lebih cermat dalam menentukan prioritas pembangunan.
“Kondisi anggaran kita tidak sedang baik-baik saja. Justru ini menjadi momentum untuk memaksimalkan potensi daerah yang kita miliki,” ungkapnya.
Menurutnya, sektor pertambangan masih menjadi salah satu penopang ekonomi daerah meski produksi mengalami penurunan. Ia menekankan agar perusahaan tetap menjalankan kewajiban tanggung jawab sosial melalui program corporate social responsibility (CSR).
“Walaupun produksi menurun, kewajiban CSR tetap harus dijalankan. Saat ini kita juga sudah terbebas dari aktivitas tambang ilegal yang sebelumnya sempat terjadi,” tegasnya.
Selain pertambangan, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor pariwisata dan industri kecil menengah (IKM). Penataan kawasan Tepian Segah dinilai mampu menggerakkan aktivitas pelaku UMKM, sementara pengembangan fasilitas pendukung perikanan dan pelatihan desain bagi pelaku IKM terus dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Pada 2026, sejumlah proyek fisik telah disiapkan, di antaranya peningkatan kualitas jalan dan drainase, pembangunan gedung dan dinding RSUD Tanjung Redeb yang ditargetkan mulai beroperasi secara bertahap pada Mei 2026, serta rehabilitasi Lapangan Sepak Bola Batiwakkal.
Bupati menegaskan, wajah Kabupaten Berau sangat ditentukan oleh kondisi ibu kotanya. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan masyarakat di enam kelurahan dengan 125 RT dinilai krusial dalam menggali potensi serta menjaga kualitas lingkungan perkotaan.
“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan, baik dari masyarakat maupun media, sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan,” pungkasnya. (*/)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.