IKLAN VIDEO LIST

OKEGAS.ID, Tanjung Selor – Musibah kebakaran hebat melanda Desa Long Peso, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Rabu (—) sore sekitar pukul 17.10 WITA. Sedikitnya tiga unit rumah warga dan satu Balai Adat (Lamin Adat Peso) ludes dilahap si jago merah. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 700 juta.

Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan warga. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain lantaran sebagian besar rumah di lokasi kejadian terbuat dari material kayu. Kobaran api juga menghanguskan Lamin Adat Peso yang selama ini menjadi pusat kegiatan adat dan tempat berkumpul masyarakat setempat.

Berdasarkan video amatir yang beredar di media sosial, terdengar suara warga dengan nada panik menyebutkan bangunan-bangunan yang terbakar.


“Habis sudah punya Anton Elias, milik Jalung Usat (alm), dan Lamin Adat habis. Mudah-mudahan tidak sampai ke belakang,” ujar seorang warga dalam video tersebut.

Video lainnya memperlihatkan warga berbondong-bondong berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Namun, besarnya api membuat sebagian besar bangunan tidak dapat dipertahankan dan akhirnya hangus terbakar.

P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan api berhasil dipadamkan berkat upaya gotong royong masyarakat dibantu aparat TNI dan Polri.

“Benar telah terjadi kebakaran pada pukul 17.10 WITA. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan oleh masyarakat dan aparat dengan menggunakan air profil serta air selokan di sekitar rumah,” jelasnya.

Menurut Hadi, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik di salah satu rumah yang sudah lama tidak berpenghuni. Kondisi bangunan yang didominasi kayu membuat api cepat menjalar ke rumah di sekitarnya.

“Kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp700 juta dan dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” tambahnya.

Adapun bangunan yang terbakar habis meliputi:

  1. Rumah milik Jalung Usat (1 KK, 5 jiwa), warga RT 2 Desa Long Peso
  2. Rumah milik Anton Elias (3 jiwa), warga RT 2 Desa Long Peso
  3. Lamin Adat Peso
  4. Satu unit rumah tidak berpenghuni (rumah dinas bidan)

Selain itu, beberapa rumah lain turut terdampak, masing-masing milik Novelianus, Pius, Agustin Utam, dan Desi Lilin.

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi menyebutkan, Anton Elias pertama kali mengetahui kebakaran saat pulang dari kebun dan melihat rumah kosong di samping rumahnya sudah terbakar. Ia bersama keluarga segera menyelamatkan barang-barang berharga dan meminta bantuan warga sekitar.

Saksi lainnya, Jalung, mengaku merasakan hawa panas dan asap masuk ke dalam rumah. Saat keluar, ia melihat bangunan di sebelahnya sudah terbakar dan api dengan cepat menyambar rumahnya sehingga tidak sempat menyelamatkan harta benda.

Proses pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh warga Desa Long Peso, Long Bia, dan Muara Pangean, dibantu personel Koramil Peso dan Polsek Long Peso hingga api benar-benar padam.

Sementara itu, Camat Peso Jhoni Kuleh memastikan pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran.

“Puji Tuhan tidak ada korban jiwa. Besok BPBD dan Dinas Sosial akan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak,” ujarnya. (*/rik)