IKLAN VIDEO LIST

 

Perjiwa dikenal sebagai salah satu lumbung padi unggulan di Kukar. Produktivitas tinggi yang dicapai kelompok tani memperlihatkan bahwa pertanian masih menjadi sektor paling dominan dalam roda ekonomi desa.

 

“Satu kelompok tani bisa menghasilkan sampai 25 ton gabah setiap panen. Angka itu menunjukkan bahwa pertanian tetap menjadi kekuatan terbesar Perjiwa,” tuturnya.

 

Ia menambahkan, bantuan alat pertanian modern juga mempercepat proses kerja dan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas. Erik optimistis, dengan dukungan berkelanjutan dan sinergi antarlembaga, Perjiwa berpeluang besar menjadi desa mandiri pangan.

 

“Kalau sinergi terus dijaga dan petani diberdayakan, Perjiwa bisa menjadi contoh desa mandiri pangan di Kukar,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala DPMD Kukar, Arianto, menekankan bahwa kekuatan BUMDes terletak pada manfaat langsung yang dirasakan warga.

 

“BUMDes bukan sekadar unit usaha, tetapi wadah pemberdayaan. Selama dikelola transparan dan sesuai kebutuhan masyarakat, dampaknya akan terasa nyata,” pungkasnya. (ADV)