IKLAN VIDEO LIST

OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kelurahan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Tahun 2026 menghimpun sejumlah usulan prioritas pembangunan yang berasal langsung dari masyarakat. Kegiatan tersebut digelar pada Selasa (10/02/2026) di Aula Kantor Kecamatan Kelay.

Berdasarkan rekapitulasi, berbagai usulan pembangunan disampaikan oleh perwakilan masyarakat, salah satunya Agustinus Jalung. Usulan yang diajukan berfokus pada peningkatan layanan dasar serta penguatan ekonomi masyarakat.

Di bidang kesehatan, masyarakat mengusulkan pembangunan, pengembangan, hingga rehabilitasi sarana Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di tingkat kelurahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Sementara pada sektor pertanian dan perkebunan, warga mengusulkan pengadaan bahan penunjang seperti pupuk organik dan anorganik serta obat pengendali hama. Selain itu, pembangunan jalan usaha tani melalui sistem swakelola juga menjadi prioritas untuk mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

Adapun di bidang pendidikan, usulan meliputi pembangunan, peningkatan, dan rehabilitasi sarana prasarana SD dan SMP, seperti pagar sekolah, penataan halaman, ruang UKS, aula, mushola, serta fasilitas sanitasi.

Camat Kelay, Toris, menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan, telah digelar Musrenbang di 14 kampung pada 12–27 Januari 2026. Dari hasil kegiatan tersebut, sebanyak 231 usulan telah diinput ke SKPD untuk diprioritaskan sesuai kebutuhan masing-masing kampung.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati, DPRD, pimpinan OPD, serta seluruh peserta Musrenbang atas dukungan dan kehadirannya. Seluruh usulan kampung diharapkan dapat diakomodir dalam rencana kerja pemerintah daerah,” ujar Toris.

Ia juga memaparkan realisasi pembangunan tahun 2025, di antaranya pemanfaatan Puskesmas Kelay, pembangunan jalan poros hulu Kelay sepanjang 6,1 kilometer, pembangunan kembali jembatan, serta proses pembangunan jaringan listrik PLN ke sejumlah kampung.

Ke depan, Kecamatan Kelay memprioritaskan pembukaan akses jalan Muara Lesan–Lesan Daya sepanjang 6,8 kilometer, percepatan pembangunan Jalan Lingkar Dalam, serta penyelesaian jaringan listrik desa.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan pentingnya pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, khususnya komoditas kakao, sektor pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai bagian dari transisi ekonomi yang berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, serta transparansi program CSR perusahaan guna mendukung pemerataan pembangunan.

Seluruh usulan Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan Kelay ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Diharapkan, program-program yang dirancang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan secara merata. (*)