Runway Diperbaiki, Bandara Sepinggan Terapkan Jam Operasional Terbatas
OKEGAS.ID, Balikpapan — Manajemen Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan akan melakukan pekerjaan pemeliharaan fasilitas sisi udara berupa test pit di area landasan pacu. Kegiatan ini berdampak pada penyesuaian sementara jam operasional bandara serta sejumlah jadwal penerbangan.
Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, mengatakan pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga standar keselamatan dan keamanan penerbangan.
“Pemeliharaan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi runway tetap memenuhi standar keselamatan penerbangan. Seluruh proses telah direncanakan dan dikoordinasikan dengan para pemangku kepentingan,” kata Ferdinan dalam keterangannya, Kamis (09/04).
Pekerjaan test pit akan dilakukan secara bertahap pada tiga titik di landasan pacu, yakni pada 9 April 2026, 11 April 2026, dan 13 April 2026, masing-masing pada pukul 06.00 hingga 21.00 UTC. Selama periode tersebut, jam operasional bandara disesuaikan menjadi pukul 14.00 hingga 05.00 WITA.
Di luar tanggal tersebut, operasional bandara tetap berjalan normal. Penyesuaian ini bersifat sementara dan akan dikembalikan seperti semula setelah seluruh pekerjaan selesai.
Ferdinan menjelaskan bahwa rencana kegiatan telah disosialisasikan kepada maskapai dan seluruh pemangku kepentingan sejak Maret 2026. Informasi terkait pembatasan operasional juga telah diterbitkan melalui NOTAM (Notice to Airmen) agar maskapai dapat menyesuaikan jadwal penerbangan.
Berdasarkan data sementara, terdapat puluhan penerbangan yang terdampak akibat penyesuaian jadwal ini. Rinciannya meliputi enam penerbangan dari maskapai Garuda Indonesia, dua penerbangan Pelita Air, empat penerbangan Citilink, satu penerbangan internasional AirAsia, serta 26 penerbangan dari grup Lion Group. Dari jumlah tersebut, 10 penerbangan tidak beroperasi dan 29 lainnya dijadwalkan ulang.
Selain itu, AirNav Indonesia turut melakukan pengaturan slot time penerbangan untuk memastikan kelancaran lalu lintas udara sesuai kapasitas navigasi yang tersedia.
Sebagai langkah antisipasi, Bandara APT Pranoto disiapkan sebagai alternate aerodrome selama periode pembatasan operasional di Bandara Sepinggan. Bandara tersebut dinyatakan siap mendukung operasional sesuai jam layanan yang berlaku, termasuk kemungkinan perpanjangan jam operasional bila diperlukan.
Ferdinan mengimbau calon penumpang untuk memeriksa kembali jadwal penerbangan kepada maskapai masing-masing sebelum keberangkatan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa penerbangan untuk selalu memastikan kembali jadwal penerbangan, khususnya pada tanggal pelaksanaan pekerjaan, guna menghindari keterlambatan maupun perubahan jadwal,” tutupnya. (*/Pan)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.