
Tapal Batas Berau–Kutim Kembali Disorot, DPRD Minta Pemda Segera Cari Solusi
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Persoalan tapal batas antara Kabupaten Berau dan Kutai Timur (Kutim) di wilayah Kampung Biatan Ilir dan Biatan Ulu kembali menjadi sorotan. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Pemda Berau harus segera mencari solusi terkait penyelesaian batas wilayah di pesisir, khususnya di wilayah Biatan,” ujar Dedy yang akrab disapa Dedet.
Menurutnya, penyelesaian batas wilayah penting dilakukan untuk mencegah potensi konflik di kemudian hari. Ia menilai kepastian administrasi wilayah menjadi kunci menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
“Permasalahan ini harus segera diselesaikan agar ke depan tidak menimbulkan konflik yang lebih mengkhawatirkan,” katanya.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Berau, M. Hendratno, mengatakan pemerintah daerah akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur serta pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penyelesaian persoalan batas wilayah secara administratif sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami akan mengagendakan pertemuan dengan Pemkab Kutai Timur. Selain itu, kami juga berencana berkoordinasi dengan Kemendagri bersama DPRD Berau untuk membahas persoalan ini lebih lanjut,” ujarnya.
Dedy berharap persoalan tapal batas tersebut dapat segera diselesaikan agar stabilitas wilayah tetap terjaga.
“Saya berharap semoga persoalan-persoalan ini dapat diselesaikan entah itu melalui mediasi dan lain sebagainya, agar suasana tidak semakin rumit,” harapnya. (ADV/*).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.