TPS3R Rupiah Hadir di Pulau Derawan, Solusi Jaga Kebersihan Destinasi Wisata
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meresmikan Rumah Pilah Sampah atau Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Rupiah di Pulau Derawan, Rabu (11/02/2026). Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi solusi konkret pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus menjaga kebersihan destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau tersebut.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemukulan gong oleh Bupati, dilanjutkan dengan peninjauan bangunan serta sarana pendukung pengolahan sampah. TPS3R Rupiah dilengkapi area pemilahan serta fasilitas pengolahan sampah organik dan anorganik, sehingga proses pengelolaan dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kampung Pulau Derawan, WWF, dan seluruh mitra pembangunan atas terwujudnya fasilitas tersebut. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan isu strategis nasional yang membutuhkan langkah nyata di tingkat daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kampung, WWF, dan seluruh mitra pembangunan. Kita harapkan TPS3R ini menjadi solusi penanganan sampah sekaligus menjaga kebersihan dan keindahan Pulau Derawan,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pemerintah daerah untuk mengimplementasikan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bagian dari komitmen nasional dalam penanganan sampah dan penciptaan lingkungan bersih. Selain itu, hampir seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas pada 2028, sehingga pengurangan sampah dari sumber menjadi sebuah keharusan.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata menjadi fokus pembangunan Kabupaten Berau lima tahun ke depan. Hal ini sejalan dengan arah kebijakan RPJMD Provinsi Kalimantan Timur 2025–2029 yang menempatkan Berau sebagai salah satu penggerak sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.
“Peluang dan tantangan kepariwisataan harus kita perhatikan secara serius. Bukan hanya infrastruktur, tetapi juga aspek lingkungan dan kenyamanan wisatawan yang sangat ditentukan oleh kebersihan,” tegasnya.
Sebagai kawasan kepulauan, Pulau Derawan memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah. Melalui penerapan prinsip 3R, volume sampah yang dikirim ke TPA diharapkan dapat ditekan sekaligus membuka peluang nilai ekonomi dari hasil daur ulang.
Bupati berharap TPS3R Rupiah dapat menjadi percontohan pengelolaan sampah berkelanjutan di destinasi wisata lainnya di Berau. Ia menekankan bahwa kebersihan merupakan faktor utama dalam menjaga daya tarik pariwisata daerah.
“Karena yang kita jual adalah pariwisata. Wisatawan tentu menginginkan lingkungan yang bersih dan nyaman. Kebersihan harus menjadi prioritas bersama,” pungkasnya.
Di akhir kegiatan, Bupati kembali menyampaikan terima kasih kepada WWF dan seluruh mitra pembangunan atas dukungan yang diberikan. Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat demi mewujudkan pariwisata Berau yang berdaya saing dan berkelanjutan. (*)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.