IKLAN VIDEO LIST

OKEGAS.ID, Tanjung Selor – Kebakaran hebat yang melanda permukiman warga di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, pada Rabu sore (14/1), menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat terdampak.

Dimana dikabarkan 3 rumah hingga balai adat dilaporkan terbakar, mengakibatkan warga kehilangan tempat tinggal, harta benda, serta kebutuhan pokok untuk kehidupan sehari-hari.

Musibah tersebut setidaknya berdampak pada tiga kepala keluarga (KK). Selain kerugian materiil, kebakaran ini juga meninggalkan persoalan sosial yang tidak ringan, terutama terkait pemenuhan kebutuhan konsumsi, sandang, dan tempat tinggal sementara bagi para korban.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan sendiri melakukan upaya menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak.

Dari pantauan dan informasi yang didapatkan media ini bantuan diserahkan pada Kamis (15/1) melalui koordinasi lintas instansi, mulai dari pemerintah kecamatan hingga dinas teknis terkait.

Camat Peso, Jhoni Kuleh, menyampaikan bahwa langkah cepat langsung diambil setelah kejadian kebakaran. Pemerintah daerah, kata dia, berupaya memastikan kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi.

“Hari ini saya bersama Bapak Wakil Bupati Bulungan bersama Dinas Sosial dan Tagana Desa menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang menjadi korban kebakaran,” ujar Jhoni melalui pesan singkat, Kamis (15/1).

Ia menjelaskan, sejak kejadian kebakaran, tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Peso terus melakukan pendampingan kepada korban, baik pagi, siang, maupun malam hari.

 

Pendampingan tersebut mencakup pengantaran logistik, pemantauan kondisi korban, hingga membantu proses pemulihan awal pascakebakaran.

Jhoni juga menyebutkan bahwa rombongan Wakil Bupati Bulungan bertolak sejak pagi hari menuju Kecamatan Peso untuk memastikan bantuan sampai langsung ke tangan korban.

Berbagai jenis logistik dibawa, mulai dari bahan makanan hingga kebutuhan dasar lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bulungan, Mahmudin, mengatakan pihaknya telah melakukan intervensi awal sejak pagi hari bersama rombongan pemerintah daerah.

“Tadi pagi kami sudah bergeser ke Peso untuk intervensi awal kepada korban terdampak. Salah satunya pemberian makanan berupa nasi bungkus yang disalurkan mulai hari Kamis sampai Sabtu,” jelasnya.

Meski bantuan telah disalurkan, pemerintah daerah diharapkan tidak berhenti pada penanganan darurat semata. Pendataan kerugian secara menyeluruh, kejelasan bantuan lanjutan, serta solusi jangka menengah seperti perbaikan atau pembangunan kembali rumah warga perlu menjadi perhatian serius.

Transparansi dan ketepatan sasaran bantuan juga menjadi kunci agar para korban benar-benar terbantu dan dapat segera bangkit dari musibah yang dialami.

 

Peristiwa kebakaran di Peso ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana di tingkat desa dan kecamatan, termasuk upaya pencegahan kebakaran dan edukasi kepada masyarakat.

Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan warga, diharapkan penanganan bencana ke depan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan. (Lia)