
Peredaran Narkoba Kian Masif, DPRD Berau Minta Pengamanan Jalur Tikus Diperkuat
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb — Upaya pemberantasan narkoba di Kabupaten Berau terus diperkuat. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto menyatakan meminta dan mendukung penuh terhadap langkah pengetatan pengawasan di jalur-jalur tidak resmi, baik darat maupun laut, yang kerap dimanfaatkan sebagai akses peredaran narkotika.
Dedy menilai jalur tikus menjadi celah yang rawan dimanfaatkan jaringan pengedar, terutama mengingat posisi geografis Berau yang menjadi penghubung antarwilayah. Karena itu, pengawasan di titik-titik tersebut dinilai perlu diperketat secara konsisten.
“Pengetatan jalur tikus ini sangat penting untuk memutus rantai peredaran narkoba yang masuk ke Berau,” ujar Dedet sapaan akrabnya.
Menurutnya, langkah aparat penegak hukum dalam meningkatkan pengawasan patut didukung penuh. Namun, ia mengingatkan bahwa upaya pemberantasan tidak cukup hanya mengandalkan penindakan di lapangan.
“Tidak hanya penindakan, tetapi juga harus ada sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan, terutama di wilayah pesisir maupun jalur darat yang minim pengawasan.
Sejalan dengan itu, aparat kepolisian sebelumnya telah mengidentifikasi jalur darat dan laut sebagai titik rawan distribusi narkotika. Pengawasan diperketat karena jalur tersebut kerap dimanfaatkan untuk penyelundupan barang haram ke wilayah Berau.
Selain itu, berbagai modus pengiriman juga semakin beragam, mulai dari penggunaan kendaraan darat hingga transportasi laut, sehingga membutuhkan strategi pengawasan yang lebih adaptif.
DPRD berharap, dengan penguatan pengawasan di jalur tikus serta sinergi lintas pihak, peredaran narkoba di Berau dapat ditekan secara signifikan.
“Ini adalah tanggung jawab bersama untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba,” pungkasnya. (ADV/*).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.