IKLAN VIDEO LIST

 

Sementara untuk kakao, upaya meliputi perluasan lahan tanam, pemberian bibit dan pupuk, serta pelatihan bagi petani. Pemerintah juga mendorong pengadaan alat pengolahan hasil dan hilirisasi agar kakao tidak hanya dijual mentah, tetapi menjadi produk bernilai tambah.

 

Menurut Lita, penyusunan roadmap ini merupakan kerja lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) antara Disbun bertanggung jawab hulu (budidaya), Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Berau (Diskoperindag) menangani hilir serta industri pengolahan, sedangkan bagian perizinan akan fokus pada roadmap investasi. “Dengan begitu, arah pengembangan komoditas lebih jelas dan terukur,” katanya.

 

Pemkab Berau menargetkan roadmap ini menjadi acuan strategis selama lima tahun ke depan sehingga kelapa dan kakao tidak hanya menjadi tanaman rakyat biasa, tapi berubah menjadi komoditas andalan yang memberikan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan petani serta masyarakat pesisir. (ADV).