IKLAN VIDEO LIST

OKEGAS.ID, Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Disbudpar Berau mulai menerapkan sistem digital berbasis QR Code untuk mendata wisatawan. Inovasi ini pertama kali diuji pada Maratua Musik Festival 2025 dan telah diterapkan pula pada event budaya lainnya, sebagai langkah awal memperbaiki sistem pencatatan kunjungan wisatawan.

 

Setiap pengunjung festival diberikan gelang tangan bercode QR sebagai tanda masuk. Setelah pemindaian, identitas dan asal wisatawan tercatat secara otomatis dalam sistem memungkinkan Disbudpar mengetahui data siapa saja yang hadir, baik dari dalam daerah maupun wisatawan mancanegara.

 

“Dari situ kita bisa mengetahui siapa saja yang datang, baik dari dalam daerah maupun wisatawan mancanegara. Data ini menjadi bahan evaluasi kami untuk memperbaiki pelaksanaan event berikutnya,” ujar Sekretaris Disbudpar Berau, Abdul Majid.

 

Menurut Abdul Majid, sistem ini adalah langkah awal menuju pengelolaan pariwisata yang lebih profesional dan terukur. “Ke depannya, data dari pencatatan digital ini akan jadi dasar dalam merancang event dan destinasi wisata agar lebih terencana,” tambahnya.

 

Penerapan sistem QR Code diharapkan membantu pemerintah setempat membangun basis data wisatawan yang akurat penting untuk promosi, evaluasi kunjungan, dan pengembangan destinasi wisata di masa mendatang.

 

Dengan langkah ini, Disbudpar Berau menunjukkan komitmen pada transformasi digital dalam tata kelola pariwisata, serta upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan event dan layanan bagi wisatawan. (ADV).