
Gebyar Kriya Nusantara 2025, Produk UMKM Dilirik Pasar Nasional hingga Internasional
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan UMKM dengan berpartisipasi pada Gebyar Kriya Nusantara 2025 yang digelar di Jogjakarta, November. Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis Pemkab Berau untuk memperluas akses pasar serta memperkenalkan produk unggulan daerah kepada khalayak nasional.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mempromosikan produk lokal agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di pasar global.
“Kami membawa beragam produk olahan UMKM yang punya kualitas luar biasa dan rasanya benar-benar khas. Ini bukti bahwa potensi UMKM Berau sangat besar,” ujarnya.
Salah satu produk yang mencuri perhatian adalah CokelatKulanta, hasil binaan kelompok ibu-ibu di Labanan. Produk ini bahkan menarik minat pelaku usaha kuliner ternama asal Jogjakarta, Raminten, untuk dipasarkan di gerainya.
Cokelat Berau juga telah mendapat pengakuan internasional: bahan bakunya kini digunakan oleh merek cokelat premium asal Prancis, Valrhona. Ekspor cokelat Berau pun telah menjangkau berbagai negara.
Selain cokelat, stan Berau menampilkan olahan laut khas seperti kalampuri, udang rebon, dan terasi Berau yang dikenal memiliki aroma dan cita rasa autentik.
“Terasi khas Berau ini enak, cukup tambah cabe dan bawang saja sudah mantap,” kata Sri Juniarsih.
Di sektor kriya, Berau memperkenalkan set sendok dan garpu dari kayu kelapa—produk ramah lingkungan dengan desain dinamis yang diminati pembeli domestik dan internasional.
Ketua Dekranasda Berau, Brigjen Pol (Purn) Edy Suswanto, menyebut Gebyar Kriya Nusantara sebagai momentum penting bagi pengrajin dan pelaku UMKM untuk memperluas jejaring pemasaran.
“Kegiatan ini bukan hanya pameran, tetapi wadah untuk membangun kerja sama antardaerah. Produk kita tidak kalah bersaing,” tegasnya.
Sejak hari pertama, sejumlah produk Berau sudah berhasil terjual dan menarik perhatian banyak pengunjung, menunjukkan kuatnya potensi ekonomi kreatif di daerah tersebut.
Pemkab Berau berharap, melalui kegiatan ini, UMKM lokal dapat memperoleh mitra baru, memperluas jangkauan pasar, dan semakin dikenal luas. Ajang nasional seperti ini diyakini mampu menjadi batu loncatan bagi produk lokal agar semakin naik kelas.
“Mudah-mudahan upaya ini bisa mengantarkan UMKM kita bersaing di pasar yang lebih tinggi,” tutup Bupati Sri Juniarsih.
Dengan dukungan kuat pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, produk kreatif Berau terus membuktikan diri mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan industri nasional maupun global. (ADV)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.