
Jaringan Telekomunikasi Masih Jadi Masalah Klasik Bagi Pariwisata Berau
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb — Ketersediaan jaringan telekomunikasi yang belum merata masih menjadi pekerjaan rumah bagi pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami menilai jaringan komunikasi internet di kawasan wisata masih jauh dari memadai, padahal kebutuhan wisatawan terhadap akses internet sangat tinggi.
“Pengunjung sekarang datang pasti ingin langsung berswafoto, berbagi, mengirim kabar, atau sekadar mengakses internet. Tapi jaringan kita masih lemah,” ujarnya.
Menurut dia, keterbatasan jaringan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan juga berdampak pada daya saing pariwisata. Di era digital, pengalaman wisata tidak hanya bergantung pada keindahan alam, tetapi juga kemudahan berbagi pengalaman secara “real time” melalui media sosial.
Kondisi ini, lanjut Sutami, membuat promosi wisata Berau tidak berjalan maksimal. Padahal, unggahan wisatawan di platform digital dapat menjadi sarana promosi gratis yang efektif dalam menarik kunjungan.
Ia menekankan perlunya perhatian serius dari pemerintah daerah bersama penyedia layanan telekomunikasi untuk memperluas jangkauan jaringan, khususnya di destinasi unggulan yang mulai ramai dikunjungi.
“Kalau jaringan sudah bagus, wisatawan akan lebih betah dan promosi akan berjalan dengan sendirinya. Ini yang harus kita dorong bersama,” katanya.
Selain itu, ia juga mendorong adanya kolaborasi lintas sektor, baik antara pemerintah, operator telekomunikasi, maupun pelaku usaha wisata, agar pembangunan infrastruktur digital dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Dengan perbaikan jaringan yang merata, DPRD berharap sektor pariwisata Berau dapat berkembang lebih optimal, tidak hanya dari sisi kunjungan, tetapi juga dari kualitas layanan dan pengalaman wisatawan. (ADV/Pan).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.