IKLAN VIDEO LIST

Ia menambahkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan beras, tetapi juga melibatkan koordinasi antara produksi, distribusi, hingga stabilitas harga. Dengan keterlibatan koperasi dan BUMDes, desa diharapkan mampu membangun sistem pangan yang berkelanjutan dan mandiri.

 

Sementara itu, Kepala DPMD Kukar, Arianto, menilai langkah Desa Kota Bangun II sebagai contoh konkret bagaimana desa bisa menjadi pusat penguatan ekonomi warganya. Menurutnya, ketika koperasi dan BUMDes berfungsi optimal, desa mampu membangun ekosistem usaha dari hulu ke hilir.

 

“Kebijakan ini memperlihatkan bahwa desa memiliki kapasitas untuk mengatur kebutuhan warganya secara mandiri. Jika lembaga desa berjalan beriringan, kekuatan ekonomi akan tumbuh dari bawah,” ujar Arianto.

 

Ia memastikan bahwa DPMD akan memberikan pendampingan terus-menerus untuk memastikan tata kelola lembaga desa berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

 

“Kami akan terus mendampingi agar pengelolaan koperasi dan BUMDes ini bisa memberikan manfaat nyata. Tujuannya, masyarakat langsung merasakan dampak positifnya,” pungkasnya. (ADV)