
Pasokan BBM Tersendat di Pesisir Berau, DPRD Minta Rantai Distribusi Diperkuat
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Persoalan tersendatnya pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah titik, terutama kawasan pesisir seperti Talisayan, Batu Putih, Biduk-biduk dan sekitarnya membuat mobilitas masyarakat ikut terhambat, Minggu (05/05).
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami menyoroti kondisi tersebut setelah menerima berbagai keluhan dari masyarakat dan wisatawan.
“Ada SPBU yang kosong, bahkan sempat tutup. Itu sangat mengganggu, apalagi di tengah lonjakan wisatawan seperti kemarin,” ujarnya beberapa waktu silam.
Menurutnya, keterbatasan pasokan BBM tidak hanya berdampak pada mobilitas wisatawan, tetapi juga memicu kenaikan harga di tingkat pengecer. Kondisi ini dinilai merugikan pengunjung sekaligus mencoreng citra pariwisata daerah.
“Kalau distribusi tidak lancar, harga di lapangan bisa melonjak. Kasihan pengunjung juga,” katanya.
Sutami menegaskan, persoalan ini seharusnya bisa diantisipasi sejak awal, mengingat lonjakan wisatawan pada musim libur merupakan pola yang terjadi setiap tahun.
Ia mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Diskoperindag dan PT Pertamina Patra Niaga bersama sejumlah pihak terkait untuk memperkuat sistem distribusi BBM, terutama menjelang periode libur panjang, agar ketersediaan pasokan tetap terjaga.
“Ini harus jadi perhatian serius. Jangan sampai setiap ada lonjakan wisata, masalahnya itu-itu saja,” tegasnya.
Selain itu, ia juga meminta adanya koordinasi yang lebih intensif Pemda, pengelola SPBU, dan pihak distribusi BBM agar kebutuhan di kawasan wisata dapat dipenuhi secara optimal.
Menurutnya, kelancaran pasokan BBM merupakan bagian penting dari dukungan infrastruktur pariwisata yang tidak bisa diabaikan. Tanpa itu, kenyamanan wisatawan akan terganggu dan berpotensi menurunkan minat kunjungan.
“Kalau mau pariwisata kita maju, hal-hal dasar seperti ini harus benar-benar dipastikan. Jangan sampai wisatawan datang, tapi justru kesulitan BBM,” tutupnya. (ADV/Pan).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.