IKLAN VIDEO LIST

Tren kenaikan kembali terlihat pada 2025 seiring dukungan anggaran dan program intensifikasi. Dinas menyebut peningkatan tahun ini sebagai salah satu yang paling signifikan dalam lima tahun terakhir.

Selain intervensi langsung pemerintah, beberapa kampung juga mendapat dukungan dari program pemberdayaan pertanian milik BUMN. Salah satunya adalah program Agrosolution Pupuk Kaltim yang pada 2024 meningkatkan produktivitas padi di Desa Rinding hingga sekitar 7,5 ton per hektar, naik dari kisaran 4 ton.

Hairul menilai model kolaborasi semacam itu perlu diperluas.

“Kita butuh ekosistem yang lengkap. Petani tidak cukup hanya diberi bantuan, mereka harus didampingi, diajak mencoba teknologi baru, dan didukung akses pasar,” ujarnya.

 

Meski meningkat, pemerintah menilai masih ada pekerjaan rumah, mulai dari infrastruktur pengairan hingga stabilitas harga gabah. Fluktuasi cuaca serta tingginya biaya produksi juga menjadi tantangan yang kerap dikeluhkan petani.

“Kami berharap kenaikan produksi ini berkelanjutan, bukan hanya karena satu faktor musiman,” kata Hairul.

Pemkab Berau menargetkan produksi padi tahun depan kembali meningkat seiring perluasan lahan dan penyempurnaan program intensifikasi. (ADV).