IKLAN VIDEO LIST

OKEGAS.ID, Maratua – Peresmian embung dihadiri oleh CHRO PT ABL Hermawan, SE, MM, CHRP, Camat Maratua Ariyanto, SE, serta Kepala Kampung Teluk Alulu Noraliansah, SH. Pembangunan embung yang berlangsung sejak Oktober hingga Desember 2024 ini diharapkan dapat mengatasi krisis air bersih di wilayah tersebut, terutama saat musim kemarau.

PT Asian Bulk Logistics (ABL) meresmikan embung seluas 25×25 meter di Kampung Teluk Alulu, Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Embung ini memiliki kapasitas tampung 2.812 meter kubik air dan dibangun sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan guna membantu 232 kepala keluarga atau sekitar 788 jiwa dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Selama ini, masyarakat Kampung Teluk Alulu mengandalkan air hujan dan harus membeli air bersih dengan harga Rp125.000 – Rp150.000 per 1.200 liter. Dengan adanya embung ini, warga tidak hanya mendapatkan akses air yang lebih terjangkau, tetapi juga memiliki cadangan air bersih yang lebih stabil.

Kepala Kampung Teluk Alulu, Noraliansah, menyampaikan apresiasinya atas bantuan PT ABL. Menurutnya, keberadaan embung ini sangat membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan air bersih yang selama ini menjadi tantangan utama di kampung pesisir tersebut.

Ke depan, PT ABL juga berencana untuk mendukung pengembangan sektor wisata dan ekonomi masyarakat Kampung Teluk Alulu, termasuk melalui bantuan fasilitas bagi UMKM setempat.

“Kami Berterimakasih kepada tim CSR ABL ini yang sudah turut membantu pembangunan infrastruktur kampung ya itu embung ini sangat membantu di desa kami teluk alulu, dengan adanya embung ini kami tidak perlu kawatir akan musim kemarau lagi” ucap warga  lokal eko.

PT Asian Bulk Logistics (ABL) adalah penyedia solusi logistik dan infrastruktur terintegrasi kelas dunia merupakan perusahaan penyedia solusi logistik dan infrastruktur yang berbasis di Jakarta. Sejak berdiri pada 2010, ABL telah berkembang menjadi salah satu pemain utama dalam industri logistik maritim, dengan layanan yang mencakup transshipment, barging, dan pengembangan infrastruktur pelayaran. Selain di Indonesia, ABL juga telah berekspansi ke pasar internasional seperti Afrika dan Australia. (Sna/ADV/Riska)