IKLAN VIDEO LIST

OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P Mangunsong, menyoroti kondisi perputaran ekonomi masyarakat yang dinilai mulai mengalami perlambatan dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, situasi tersebut mulai dirasakan oleh pelaku usaha kecil hingga masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan dan jasa. Penurunan aktivitas ekonomi disebut berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

“Sekarang kondisi itu mulai terasa. Perputaran uang di masyarakat tidak seperti sebelumnya,” kata Rudi.

Ia menilai perlambatan ekonomi daerah harus segera diantisipasi pemerintah daerah melalui kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Salah satunya dengan memastikan program pembangunan tetap berjalan agar memberikan dampak ekonomi bagi warga.

Rudi mengatakan, keberlangsungan proyek pembangunan daerah penting untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha lokal dan tenaga kerja.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah daerah memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dinilai menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di tengah kondisi saat ini.

Menurut dia, ketergantungan terhadap sektor tertentu juga perlu dikurangi dengan memperluas potensi ekonomi daerah di sektor lain agar kondisi fiskal daerah tetap stabil.

“Pemerintah perlu mencari langkah strategis agar ekonomi masyarakat tetap bergerak dan daya beli tidak terus menurun,” ujarnya.

DPRD Berau pun berharap Pemerintah Daerah (Pemda) dapat melakukan langkah antisipasi sejak dini agar perlambatan ekonomi tidak berdampak lebih luas terhadap masyarakat kecil maupun pelaku usaha lokal. (ADV).