
H. Nurung Minta Kuota Program RLH di Berau Ditambah
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Masih banyaknya rumah warga di kawasan pesisir Kabupaten Berau yang berada dalam kondisi tidak layak huni menjadi perhatian DPRD Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, H. Nurung, meminta pemerintah daerah menambah kuota program Rumah Layak Huni (RLH) agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
Menurut Nurung, persoalan hunian yang belum memadai masih ditemukan di sejumlah wilayah pesisir dan kampung terpencil. Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapat penanganan, mengingat rumah layak menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
“Masih ada warga yang tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Pemerintah harus hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ujarnya.
Ia mengatakan, program RLH seharusnya menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Terlebih, Berau memiliki potensi pendapatan daerah yang cukup besar dari sektor sumber daya alam.
“Jangan sampai daerah kita kaya sumber daya, tetapi masih ada masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak. Ini perlu menjadi perhatian serius,” katanya.
Nurung menilai, bantuan perbaikan rumah tidak hanya berdampak pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, ia berharap alokasi anggaran program RLH dapat ditingkatkan dan disalurkan secara tepat sasaran.
Selain penambahan kuota, ia juga mendorong pemerintah daerah melakukan pendataan yang lebih akurat terhadap warga penerima bantuan. Menurutnya, validasi data penting agar program benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Pendataan harus diperkuat supaya bantuan tidak salah sasaran. Warga yang memang membutuhkan harus diprioritaskan,” ucapnya.
Ia juga meminta adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan instansi terkait agar penanganan rumah tidak layak huni dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir yang masih membutuhkan perhatian pembangunan. (ADV)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.