Tingkatkan Daya Saing UMKM Lokal, Diskoperindag Berau Gelar Bimtek di Pulau Derawan
OKEGAS.ID, Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau (Pemkab) melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus mendorong penguatan sektor UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) sebagai penopang ekonomi daerah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pelaku UMKM di Pulau Derawan selama tiga hari, mulai 11 hingga 14 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Unit Pelaksana Teknis Industri Makanan dan Minuman Kemasan Provinsi Jawa Timur yang memberikan materi terkait desain kemasan, pengembangan produk, hingga strategi pemasaran bagi pelaku usaha lokal.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional.
Menurutnya, Pemkab Berau telah menetapkan sektor pariwisata dan UMKM sebagai salah satu sektor unggulan yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku usaha terus dilakukan melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan.
“Pemerintah daerah berharap UMKM dan IKM di Berau bisa terus berkembang dan memiliki daya saing. Salah satunya melalui peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam mendesain dan membranding produknya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain pelatihan peningkatan kapasitas, Diskoperindag juga memberikan pendampingan terkait legalitas usaha, akses pembiayaan, hingga perluasan pemasaran produk lokal.
Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan pelatihan desain produk dan pengemasan agar produk UMKM memiliki nilai tambah dan lebih menarik di pasar. Dengan branding yang baik, produk lokal diharapkan mampu menjadi pilihan oleh-oleh khas bagi wisatawan yang berkunjung ke Berau.
“Kalau kemasan dan branding produk bagus, tentu akan lebih mudah dikenal dan diminati konsumen. Kita ingin produk UMKM lokal layak menjadi buah tangan bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” katanya.
Pulau Derawan dipilih sebagai lokasi pelatihan karena merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau yang ramai dikunjungi wisatawan. Pemerintah berharap kehadiran wisatawan tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui penjualan produk UMKM dan IKM lokal.
“Kita ingin wisatawan bukan hanya menikmati keindahan alam Derawan, tetapi juga mengenal kuliner dan produk lokal Berau. Harapannya, produk UMKM kita bisa dibawa pulang dan dikenal lebih luas di daerah asal wisatawan,” tutupnya. (*/Pan).


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.